Cari Blog Ini

Arsip Blog

Bagi Wanita yang Belum Pernah Membayar Hutang Puasa, Baca Paparan Islam Berikut

By On Januari 23, 2018 with No comments



Islam memberikan begitu banyak kemudahan bagi umatnya dalam beribadah. Seperti halnya kaum hawa yang diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa saat mengalami menstruasi. Tetapi mereka diwajibkan untuk meng-qhada atau mengganti hutang puasanya diwaktu lainnya.

Namun sayangnya tidak banyak wanita yang ingat untuk membayar hutang puasanya tersebut, bahkan hingga Ramadhan berikutnya tiba. Sehingga hutang puasanya pun terus menumpuk setiap tahunnya.


Dalam hal ini ternyata Islam memiliki solusi. Bahkan solusi ini dirasa cukup ringan untuk dilakukan para kaum hawa yang tidak pernah membayar hutang puasanya. Hal ini penting untuk diketahui agar kaum hawa tidak terjebak dalam dosa besar. Lantas seperti apakah solusi yang diberikan Islam mengatasi masalah ini ? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Seorang wanita memang diperbolehkan untuk meninggalkan puasa wajib apabila ia mengalami kondisi yang tidak memungkinkannya untuk melakukan puasa. Akan tetapi ia berkewajiban untuk meng-qhada puasanya tersebut dibulan-bulan lainnya.

Selayaknya berhutang uang maupun barang, maka hutang puasa pun wajib untuk dilunasi. Sebab bila tidak, maka akan mendapatkan murka dari Allah SWT di akhirat kelak.

Dengan demikian seorang wanita yang belum pernah membayar hutang puasanya maka diwajibkan baginya untuk beristighfar kepada Allah SWT dan bertaubat kepada-Nya. Selain itu ia diwajibkan untuk berpuasa sebanyak hari yang telah ia tinggalkan. Kemudian ia juga diperintahkan untuk memberi makan satu orang miskin setiap harinya.

Kemudian jika telah datang Ramadhan dan ia masih belum meng-qhada puasanya maka ia mendapatkan dosa. Oleh karenanya ia wajib untuk meng-qhada dan bertaubat serta memberikan makan satu orang miskin untuk setiap hari yang ia tinggalkan jika ia mampu.

Namun apabila ia termasuk orang yang faqir, tidak mampu memberi makan atau fidyah, maka cukup baginya untuk meng-qhada puasa dan bertaubat. Selain itu gugur darinya kewajiban untuk membayar fidyah.

Dan apabila ia tidak mengetahui hitungan haru yang telah ditinggalkannya, maka hendaklah ia memperkirakannya kemudian berpuasa sebanyak hari menurut perkiraannya itu, dan hal itu sudah cukup baginya. Sebagaimana firman Allah SWT bahwa,

“Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian” (QS. At Taghabun: 16)

Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz, seorang ketua Lajnah Ad Da'imah (komisi fatwa Saudi Arabia) mengungkapkan bahwa, "Orang yang tidak meng-qhada puasanya wajib bertaubat kepada Allah SWT dan ia wajib memberi makan orang miskin sebanyak hari yang ia tinggalkan dan tetap wajib untuk meng-qhada puasanya tersebut.

Untuk ukuran makanan orang miskin adalah setengah sha' Nabawi dari makanan pokok negeri tersebut seperti kurma, gandum, beras dan semacamnya, kemudian ukurannya adalah sekitar 1,5 kg sebagai ukuran pendekatan. Serta tidak ada kafaroh (tebusan) selain hal tersebut." Hal ini sesuai dengan apa yang telah difatwakan oleh 

Namun apabila seorang wanita tidak melakukan shalat dikarenakan ia memiliki uzur seperti sakit maupun bersafar, atau wanita hamil dan menyusui serta kesulitan untuk berpuasa, maka mereka hanya berkewajiban untuk meng-qhada puasanya saja

Namun apabila seorang wanita tidak melakukan shalat dikarenakan ia memiliki uzur seperti sakit maupun bersafar, atau wanita hamil dan menyusui serta kesulitan untuk berpuasa, maka mereka hanya berkewajiban untuk meng-qhada puasanya saja.

Dengan demikian, apabila seorang wanita tidak pernah sama sekali mengganti hutang puasanya maka ia diwajibkan untuk bertaubat kepada Allah SWT dan mengganti hutang puasanya sebanyak hari yang ia tinggalkan serta memberi makan satu orang miskin untuk setiap harinya.

Dalam hal ini mengganti hutang puasa tidak harus dilakukan secara berturut-turut, melainkan bebas dilakukan kapan saja kecuali pada hari-hari tasyrik atau hari yang diharamkan.

Jika artikel ini bermanfaat, yuk bagikan ke orang terdekatmu. LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @beritaagamaislam

Sumber : Wajib baca.com
Walau Hanya Sembilan Bulan, tapi Kami Bangga Padamu Jenderal!

By On Juni 03, 2017 with No comments


Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel M. Si hanya sembilan bulan menjalani tugasnya di daerah ini.
Ya, dia segera digantikan secara resmi dengan Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpau.
Rycko dimutasi menjadi Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.
Selama sembilan bulan menjadi Kapolda, reputasi Rycko cukup baik. Ini bisa terlihat dari beberapa kasus besar yang terjadi wilayah sekitar Sumut dan Polda Sumut ikut turut serta dalam pengungkapannya kasusnya.
Sebut saja yang fenomenal, pembunuhan satu keluarga di Mabar yang dilakukan tersangka Andi Lala Cs, juga pembakaran satu keluarga di Tuntungan.
Rycko juga cukup baik merangkul para ulama di tengah panasnya kasus nasional penistaan agama di Indonesia. Dan, dikenal sebagai atasan yang religius.
Respon publik Sumut terhadapnya juga baik. Itu terlihat saat akun resmi Instagram Polda Sumut mengunggah video ucapan selamat berpisah, Minggu (4/6/2017).
Mayoritas komentar netizen di postingan ini mengucapkan rasa bangga terhadapnya dan mendoakannya menjadi Kapolri.
“Kapolda sumut yang paling ku kagumi yg sangat dkat kpada masyarakat. Smoga sehat slalu ya pak @ryckoad,” tulis akun bayuop89.
“Kapolda kami tercinta @ryckoad semoga suatu saat jd Kapolri Amiiin,” lanjut akun dayradityainst.
“Selamat Pak @ryckoad atas jabatan barunya. Kami bangga punya Kapolda yg dpt melindungi dan mengayomi masyarakatnya. Sukses sllu utk Bapak, Insha Allah Bapak kelak menjadi Kapolri yg membanggakan. Aamiin,” ungkap hamdaniparinduri.
“Warga sumut spt saya bangga punya kapolda @ryckoad , saya doakan jadi kapolri ya pak.. Aamin.. tp kapolri yg adil dan amanah,” tulis samirin__cimink.
“Saya doakan tahun ini bpk menjadi Kapolri juga. Saya senang dgn kinerja bapak. Bapak orang Soleh 😁. Beberapa kali kami sholat di imami pak jendral. Semangat pak. Sukses selalu 👏👏,” pungkas beloved_ika. [ps]
sumber : gema rakyat
KEAJAIBAN Saat Hafiz Cilik yang Tak Bisa Berjalan Bertemu Tukang Parkir Bisu

By On Juni 03, 2017 with No comments


Alana (7) adalah hafiz cilik asal Kabupaten Banjarnegera Jawa Tengah. Saat akan mencari pesantren untuk melanjutkan hafalan Alquran, Alana yang didampingi sang bunda Darsiah (47) melihat aktivitas seorang juru parkir.
Alana tertegun memandang seorang juru parkir yang tengah mengatur kendaraan di pasar Purwanegara, Banjarnegara. Ia hanya memberikan aba-aba kepada pengendara dengan gerakan atau isyarat. Juru parkir itu tidak bisa bicara alias bisu.
Alana berada di gendongan ibunya, Darsiah (47) yang setia mendampinginya. Alana ke mana-mana selalu digendong karena kakinya menderita kelainan sejak lahir sehingga membuatnya susah berjalan.
Sambil memandangi juru parkir di hadapannya, Alana melontarkan kalimat syukur kepada ibunya. 
Bocah belia itu bersyukur karena dikaruniai mulut dan lidah normal.
Atas karunia itu, ia bisa melafalkan Alquran dengan lancar, bahkan menghafalkannya.
Kata-kata Alana membuat Darsiah terenyuh. Ia menciumi Alana yang ada dalam dekapannya.
Bocah ini anak Darsiah warga desa Merden, Purwanegara Banjarnegara Jateng. Darsiah tak memasukkan Alana ke yayasan Hafiz atau pesantren karena terbatas biaya. Tiap hari dia diajari sang bunda untuk menghafal Alquran.
Setelah subuh adalah waktu wajib bagi Alana untuk menghafal, hingga menjelang berangkat ke sekolah ke TK.
Tak dinyana, di luar keterbatasan fisiknya, daya ingat Alana luar biasa. Ia mampu menghafal ayat-ayat Alquran dengan mudah.
Awal-awal Alana mampu menghafal 3 ayat perhari. Semakin ke sini ia mampu menghafal 10 ayat perhari," katanya
"Dia sendiri punya keterbatasan fisik, tapi masih mengucapkan syukur saat melihat orang lain yang memiliki kekurangan. Apalagi anak sekecil itu. Ibu siapa yang tidak terenyuh mendengarnya," katanya
Darsiah bersama Alana saat itu sedang dalam perjalanan mencari guru ngaji untuk Alana.
Setelah lolos peringkat 50 besar dalam audisi Hafiz Indonesia,Darsiah berusaha mencarikan guru ngaji agar hafalan Alana bisa lebih sempurna.
Harapannya, anaknya bisa bersaing dengan hafiz lain untuk menuju peringkat 18 besar yang berhak tampil di program televisi.
"Saya ingin mewujudkan keinginan anak saya masuk televisi. Saya mencari guru ngaji tapi yang gratis, karena saya tak punya uang untuk membayar," katanya.
Karena tak punya kendaraan, suami Darsiah meminjam sepeda motor saudara. Mereka berkeliling desa dan kecamatan untuk mencari guru atau lembaga hafiz.
Karena tak kunjung ketemu, mereka beristirahat di sebuah masjid di Kecamatan Purwanegara.
Dari rumah, mereka hanya berbekal uang saku Rp 20 ribu untuk membeli bensin. Tak diduga, Alana malah memasukkan uang jatah bensin itu ke kotak amal masjid.
"Saya tanya ke Alana, uang itu kan untuk beli bensin kenapa dimasukkan ke kotak. Dia jawab tidak apa-apa untuk beramal," katanya.
Di tengah perjalanan, bahan bakar menipis. Mereka kehabisan uang untuk membeli bensin. 
Keluarga itu akhirnya mampir ke masjid untuk salat Zuhur.
Tak dinyana, Darsiah menemukan uang Rp 100 ribu di tempat wudu. Ia memberikan uang itu ke takmir masjid agar dikembalikan ke pemiliknya.
Setelah diumumkan selepas salat jamaah, tidak ada peserta jamaah yang mengakui memiliki uang itu.
"Karena tidak ada yang kehilangan, suami saya bilang, mungkin itu rizki yang diturunkan oleh Allah untuk kita," katanya.
Akhirnya perjalanan keluarga kurang mampu ini sampai di Lembaga Hafiz Alquran di gedung mewah. 
Darsiah mendaftarkan putranya ke lembaga itu, meski tak yakin mampu membayar biaya pendidikannya.
Tak disangka, lembaga itu ternyata menggratiskan biaya pendidikan untuk Alana. Sayangnya, Alana hanya sempat belajar menghafal di tempat itu selama seminggu.
"Pendidikannya gratis, tapi transportasi angkutan umum dari rumah ke sana juga butuh biaya. Sehari sekitar Rp 6 ribu, saya tidak sanggup akhirnya terpaksa berhenti di tengah jalan," katanya.(Tribun Jateng/Khoirul Muzakki)
Kisah Serda Woli kalahkan alat canggih dengan sebatang rumput

By On Mei 30, 2017 with No comments

Hasil gambar untuk serda woli

 Serda Woli Hamsan salah satu anggota Kontingen TNI Angkatan Darat menjadi petembak terbaik dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2017 di Puckapunyal, Australia. 

Banyak tantangan yang dihadapi di sana. Namun Serda Woli membuktikan prajurit TNI tak mudah dikalahkan walau dengan alat canggih sekali pun.

Masalah pertama adalah soal cuaca. Iklim di Australia berbeda dengan Indonesia. Di sana suhu bisa mencapai 4 sampai 10 derajat celcius, sehingga cukup dingin.

"Mungkin yang agak sulit cuaca karena kalau di Indonesia itu kan kita biasa cuaca cukup panas 27-29 derajat celcius. Sehingga itu harus punya kiat-kiat khusus untuk mengatasi cuaca di sana," kata Serda Woli di Mabes TNI AD, Selasa (30/5).

Pengalaman yang menarik dan paling diingat dari Serda Woli adalah soal arah angin. Pada saat angin kencang, prajurit dari negara lain membawa alat yang canggih untuk mengukur arah angin dan kecepatannya. Sedangkan Indonesia hanya cukup mengambil rumput dari bawah yang dilempar ke atas. Dari sana para prajurit TNI sudah punya perkiraan akurat soal arah angin dan kecepatannya.

Hasilnya justru kontingen Indonesia mendapat nilai terbaik saat angin kencang bertiup. Ternyata modal sebatang rumput bisa mengalahkan wind meter. Hal ini cukup membuat tentara lain bengong.

"Katanya kok begitu saja dengan cara seperti itu bisa cepat menembaknya kita yang menggunakan yang canggih kurang bagus menembaknya begitu," kata Serda Woli.

Dia mengakui lawan terberat datang dari tuan rumah Australia. "Ya mungkin mereka sudah menguasai medan ya," kata Serda Woli.

Atas prestasinya, Serda Woli mendapatkan sebuah rumah dari Kepala Staf TNI AD Jenderal Mulyono. Tak cuma itu, Kasad juga membebaskan Serda Woli untuk memilih lokasi rumahnya sendiri. Dia mengaku bersyukur atas hadiah itu.

Saat ini Serda Woli bertugas di Kostrad Depok. Dia mengaku ingin pensiun nanti di Depok juga. 

"Mungkin di Depok, mungkin ya," kata Serda Woli Hamsan. [ian]

sumber : merdeka.com
Cahaya di Atas Langit Jeddah, 300 Drone Bentuk Formasi 'Ramadan Mubarak'

By On Mei 30, 2017 with No comments

Cahaya di Atas Langit Jeddah, 300 Drone Bentuk Formasi 'Ramadan Mubarak'
persiapan dilakukan oleh masyarakat dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadan.
Ada yang memperispakan dengan sederhana ada juga dengan semarak, seperti salah satunya yang terjadi di Jeddah.
Otoritas umum untuk hiburan (GEA) di Jeddah, Sabtu lalu dalam menyambut kedatangan bulan suci ramadan, menerbangkan 300 done untuk sebuah pertunjukkan cahaya di atas langit jeddah.
Pertunjukkan cahaya itu dilakukan sebagai tanda menyambut kedatangan Ramadan dengan cara yang lebih inovatif.
Drone-drone tersebut diterbangkan ke langit dengan ucapan Ramadan yang ditulis dalam bahasa Arab diikuti dengan lambang otoritas setempat.
Drone-drone itu terbang dengan variasi warna, seperti dikutip dari laman siakapkeli.
"Kami menampilkan pertunjukan cahaya itu di langit Jeddah, yang berdurasi selama lebih empat menit pada hari pertama Ramadan dengan satu cara paling inovatif dan menarik," kata 
Jika melihat ke video pertunjukan itu, hal itu sungguh sesuatu yang menakjubkan.
Drone-drone tersebut dikumpulkan dan membentuk ucapan 'Ramadan Mubarak' dalam bahasa Arab.

Simak videonya di sini:
Pamer Foto Keluar Negeri, Diatas Gunung Buruan Pergi Ke Masjid Gak Kuat

By On April 16, 2017 with No comments


Setiap orang pasti menyukai sebuah perjalanan, apalagi perjalanan yang di isi dengan hal-hal yang menyenangkan, bahkan rela menghabiskan banyak uang untuk melakukannya.

kita malah merasa bangga dan senang jika melakukan perjalanan jauh untuk berlibur hingga keluar negeri, hingga di pamerkan foto-foto sebuah negeri yang jauh atau foto menaklukan sebuah gunung yang tinggi melalui media sosial, bahkan kita malah mengapresiasinya jika ada yang bisa melakukan itu.

Namun sayangnya masih banyak juga yang enggan untuk melakukan perjalanan yang mungkin hanya beberapa langkah bahkan nyaris tidak akan mengeluarkan sepeser pun uang untuk ongkos perjalanan.

SEMUA TENTANG ISLAMI:


Pergi ke masjid menjadi hal yang sangat susah untuk dilakukan padahal menunaikan sholat berjamaah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda hingga 27 derajat, belum lagi pahala untuk usaha berjalan ke masjid, sudah berapa banyak pahala yang kita terima.

Jadi sungguh aneh jika ada seorang muslim yang malu untuk melakukan perjalanan ke masjid untuk melakukan sholat berjamaah karena takut dianggap sok alim dan mereka malah bangga karena telah berhasil melakukan perjalanan jauh keluar negeri atau telah berhasil menaklukan tingginya gunung. Jadi memang benar bahwa perjalanan terjauh dan terberat adalah ke masjid.



Sebagai seorang muslim hendaknya kita terus memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan sholat wajib 5 waktu. Alangkah beruntungnya jika kita mulai untuk membiasakan diri untuk melakukan sholat wajib lima waktu tepat waktu dan secara berjamaah dimasjid karena Allah SWT telah mempersiapkan pahala yang berlipatganda bagi hamba-Nya yang menjalankan sholat wajib secara berjamaah di masjid dikutip dari motivasi.info.

Meskipun terlihat mudah dan sepele tetapi hanya segelintir orang saja yang mampu menaklukan perjalanan menuju masjid. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi kekuatan untuk melakukan perjalanan ke masjid.
Telak! Rina Nose Posting Foto Bareng Anies Sambil Kutip Al Hujurat 6, Netizen: Inul Mana Inul?

By On April 16, 2017 with No comments

Telak! Rina Nose Posting Foto Bareng Anies Sambil Kutip Al Hujurat 6, Netizen: Inul Mana Inul?

"Jleeebbb bgt buat Inul ... Tetap semangat utk mengatakan suatu kebenaran @rinanose16 :-)"

Merupakan komentar akun @anita_herwan dalam postingan Rina Nose pada 14/4/2017.

Postingan Rina Nose yang mengunggah foto dirinya bersama Cagub DKI Jakarta, Anies Baswedan ini rupanya dianggap untuk menyindir penyanyi dangdut Inul Daratista.

Dimana Inul sempat membuat heboh media, karena memposting foto bersama Cagub DKI Jakarta 2017 Basuki Tjahaja Purnama.

Sementara kini postingan Rina bersama Anies Baswedan ini juga menjadi sorotan publik.

"Inul mana inul?" komentar @fjaniakbarperdani.




Rina Nose juga membuat heboh karena caption nyang ia sertakan dalam postingannya ini.

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (Q.S Al-Hujuraat 06)."

Hingga kini lebih dari 5ribu netizen telah membanjiri postingan Rina dengan berbagai komentar [tnc]

Sumber : pos metro
Alutsista Minim, Tapi Mengapa Militer Indonesia Disegani Dunia ?

By On Maret 30, 2017 with No comments



INDOSEJATI.com - Dibandingkan militer negara tetangga seperti Filipina, Malaysia dan Thailand, usia TNI boleh dibilang yang termuda. Malaysia sudah memiliki tentara tempur sejak tahun 1930-an walaupun masih dibawah penjajahan Inggris, Tentara Filipina yang terbentuk sejak tahun 1900-an dan Thailand yang dalam sejarahnya tidak pernah terjajah bangsa Eropa.

TNI secara resmi baru terbentuk pada tahun 1945 dengan nama Tentara Keamanan Rakyat. Walau pada masa Belanda dan Jepang sudah ada rekrutmen warga Indonesia menjadi tentara, tapi semuanya belum ada dalam komando pribumi. Embrio pasukan ada, tapi embrio satu komando belum ada.

Sejarah berdirinya TNI adalah sebuah rekor yang belum pernah ada di dunia. Puluhan laskar pejuang ber-fusi menjadi satu kekuatan, melebur ego demi satu tujuan, bila akhirnya ada yang memberontak itupun hanya segelintir. Bandingkan dengan laskar pejuang kemerdekaan India yang justru pecah setelah merdeka, atau para pejuang Afghanistan, para laskar pemberontak Libya dan Syam yang malah saling bertempur setelah tujuan tercapai.

1. Pengalaman Tempur menghadapi Invasi asing.
Ketika akhirnya TNI lahir tahun 1945 dengan nama Tentara Keamanan Rakyat, dalam usia yang masih balita (1946-1949) mereka mampu memberikan perlawanan maha-dahsyat terhadap tentara Inggris dan Belanda.

Dunia waktu itu begitu tercengang dengan kemampuan tempur TNI, bagaimana mungkin tentara yang hanya memakai senjata rampasan dari Jepang mampu merepotkan kekuatan sekutu yang baru saja menjuarai perang dunia ke-II.

Kehebatan TNI ini jelas mengundang kekhawatiran bagi blok sekutu (Inggris-Belanda didalamnya) jika perang ini terus berlanjut, pasti Uni Sovyet akan masuk membantu Indonesia. Sovyet pada masa itu sedang besar kepala dan sedang mencari teman, karena termasuk sebagai pemenang di medan perang dunia ke-II walaupun dia berperang sendirian, tidak masuk blok sekutu maupun blok Jerman.


Walhasil, tidak ada pilihan bagi negara-negara barat selain menyerah di meja diplomasi dan mengakui Indonesia sebagai negara merdeka lewat Konferensi Meja Bundar tahun 1949. Terserah bila anda menganggap ini sebagai kemenangan pemberian, tapi tanpa perang yang digelorakan TNI dengan gagah berani anda tak akan pernah merdeka.

Perang seperti ini membutuhkan kecerdikan strategi yang jitu dan keberanian yang luar biasa. Perang 10 November Surabaya, Palagan Ambarawa, Bandung Lautan Api dan Serangan Umum 1 Maret telah membuktikan betapa TNI sangat kaya strategi dalam strategi perang. Dan mental kecerdikan dan keberanian akan selalu didoktrin pada generasi militer selanjutnya.

Contoh Negara yang gagal membendung Invasi Asing setelah perang kemerdekaan: China, Mesir, Korea, Afghanistan.

2. Pengalaman tempur menumpas pemberontakan di dalam negeri.
Musuh terbesar dan terberat bagi sebuah bangsa adalah pemberontakan/pengkhianatan dari dalam negeri. Mulai dari PKI, Permesta, RMS, APRA sampai yang terberat DI/TII semuanya berhasil ditumpas oleh TNI. Bahkan Jenderal Perang paling jenius milik Belanda, Westerling dengan sisa-sisa pasukan khususnya “Andjing Nica” juga tak mampu mengalahkan TNI.

Bila sekarang masih ada OPM di Papua, itu bukan karena ketidakmampuan TNI, tapi lebih pada “mental” panglima tertinggi TNI (Presiden) yang belum berani meneken perintah “tumpas habis”. Perang di era modern ini terlalu kompleks dengan HAM.

Andai presiden mau memasukkan dan mengusulkan OPM sebagai organisasi teroris pada PBB, sebagaimana Hamas oleh Israel dan Macan Tamil oleh pemerintah Srilanka. Maka TNI bisa mengabaikan HAM dalam menumpas sampai habis OPM.

Perang tipikal ini membutuhkan kemampuan intelijen yang luar biasa untuk mengidentifikasi musuh dalam selimut plus (ini rahasia) nafsu membunuh yang dahsyat karena musuh adalah satu suku bangsa bahkan mungkin masih saudara. Jadi teringat salah satu filosofi perang samurai, hanya pasukan yang tak punya hati bisa memberi kemenangan sejati.

Contoh negara yang gagal memadamkan pemberontakan setelah Merdeka: India, Pakistan, Sudan, Yaman.

3. Siap Siaga Perang
Ini memang aneh, dalam kondisi damai dan tidak dalam kondisi konfrontasi dengan negara manapun tapi militer Indonesia selalu dalam kondisi siap siaga perang.Mulai dari tingkat Batalyon sampai (terutama) pasukan komando khusus. Dan yg paling misterius adalah unit detasemen inti khusus (contoh: Denjaka AL) yang banyak tersebar di tiap angkatan, TNI selalu dalam kondisi siaga perang.

4. Punya banyak kesatuan siap serbu tempur
Ini salah satu keunggulan Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara-negara berkembang lainya. Bila dihitung bijian, Indonesia hanya kalah dari Amerika dan China dari jumlah kesatuan khusus siap tempur serbu. Sebagai catatan, siap tempur serbu, artinya siap menerima komando untuk menyerbu sasaran, bukan hanya menghalau serangan.

Dari yang terlihat saja, mulai dari Kopassus, Kopaska, Kopaskhas lalu ditambah Kostrad. Mereka adalah prajurit yang menu harianya adalah siaga serbu tempur. Berat badan melar, fisik menurun langsung diturunkan.


Jumlahnya? tentu saja sangat dirahasiakan. Tapi diperkirakan 50% dari total personil TNI. 50% personil dalam kondisi siaga perang? dan itu belum termasuk unit detasemen khusus yang lebih siaga lagi. Seperti di AL ada Denjaka dan Hantu Laut/Yontaibi Marinir (nomer 3 dunia).

Maka enggak heran jika negara-negara tetangga sering rewel bila TNI menambah persenjataan maupun anggaran belanja militernya naik. Lha wong orangnya saja siap perang, lha kok pegang senjata baru dan tambah anggaran. Biasanya yang paling rewel soal ini adalah Australia.

5. Non Blok
Ini yang repot. Setelah era perang dingin, negara-negara nonblok banyak yg berpaling ke rusia-china. Kasus Syiria adalah bukti bahwa USA sangat takut berhadapan dengan Rusia. Di tengah krisis Amerika yg masih berlangsung. Kelakuan Rusia-China akhir-akhir ini semakin berani. Seperti kasus Ukraina.

Hubungan Indonesia dengan China juga semakin mesra, bahkan dalam konflik teritorial perbatasan wilayah di Laut China Selatan dan perebutan pulau-pulau di dalamnya. Indonesia dan China yang sempat bersinggungan soal batas laut Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) di laut Natuna, sudah mencapai kata sepakat dalam hal ini.

Penutup
Dalam militer alusista/ alat utama sistem pertahanan memang penting. Tapi ke-siaga-an pasukan lebih diwaspadai musuh. TNI sendiri telah banyak mendapat suntikan alutsista dalam 1 dekade belakangan ini. Dan itu sudah lebih dari cukup menjadikan meningkatkan daya gentar TNI di kawasan Asean.

Kesiapsiagaaan prajurit di tubuh TNI adalah senjata utama yang mematikan. Libya dan Irak sangat mudah dihancurkan karena pasukan tempur dua negara itu tidak dalam kondisi siaga perang. Ditambah fakta bahwa mereka hanya punya masing-masing 1 group pasukan khusus yang siaga perang. Garda Nasional dan Garda Revolusi.

Lha Indonesia? Banyak bung... Silakan pilih mau Kopassus atau Kopaska atau Kopaskhas yang semuanya punya kemampuan darat-udara-laut yang sama. Kalau masih kurang, ada detasemen khusus dan Batalyon inti di tiap kesatuan yang kemampuanya juga nomer wakid.

Makanya kadang heran saja, kalau ada orang Indonesia yang meremehkan kekuatan TNI.Bravo !!



Sumber: MiliterIndonesia

Pria Ini Berikan Rp.10 ribu Pada Pengemis, Jawaban Pengemis Itu Membuat Pria Ini Malu sampai Menangis

By On Maret 30, 2017 with No comments



Ada seorang teman baik menuturkan kisahnya. Dia bernama Rudi. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.

Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Rudi dihampiri seorang wanita pengemis yang sementara itu bersama-sama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata pada istri Rudi, ”Beri kami sedekah, Bu! ” Istri Rudi kemudian membuka dompetnya selanjutnya ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah.

Wanita pengemis itu lantas menerimanya. Ketika tahu jumlahnya tak memenuhi keperluan, ia lantas menguncupkan jari-jarinya menghadap ke mulutnya. Lalu pengemis itu memegang kepala anaknya serta sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seakan ia menginginkan berkata, ”Aku serta anakku ini telah berhari-hari tak makan, tolong berikan kami penambahan sedekah untuk dapat beli makanan! ”

Merasakan isyarat pengemis wanita itu, istri Rudi juga membalas isyarat dengan gerak tangannya seakan berkata, ”Tidak... tak, saya akan tidak memberikan sedekah untukmu! ” Ironisnya walau tak memberikan sedekahnya, istri serta putrinya Rudi jadi menuju ke satu gerobak gorengan untuk beli camilan.

Pada saat yang sama Rudi jalan ke arah ATM center manfaat mengecheck saldo rekeningnya. Waktu itu memanglah tanggal gajian, karena itu Rudi menginginkan mengecheck saldo rekening dia. Di depan ATM, Ia masukan kartu kedalam mesin. Ia tekan segera tombol INFORMASI SALDO. Tidak lama kemudian nampak sebagian digit angka yang bikin Rudi menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, duit gajiannya telah masuk kedalam rekening.

Rudi menarik beberapa duit dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan beberapa ratus ribu berwarna merah saat ini telah menyesaki dompetnya. Lantas ada satu lembar duit berwarna merah juga, tetapi kesempatan ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Duit itu lalu ia lipat kecil untuk sharing dengan wanita pengemis yang tadi memohon penambahan sedekah.

Waktu sang wanita pengemis lihat nilai duit yang di terima, begitu girangnya dia. Ia juga berucap sukur pada Allah serta berterima kasih pada Rudi dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan : 
   ”Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih, Pak! Mudah-mudahan Allah memberi rejeki berlipat untuk ayah serta keluarga. Mudah-mudahan Allah berikan kebahagiaan lahir serta batin untuk ayah serta keluarga. Diberikan karunia keluarga

 Rudi tak menganggap ia bakal mendengar tanggapan yang demikian mengharukan. Rudi menduga kalau pengemis tadi cuma bakal berucap terima kasih saja. Tetapi, apa yang disampaikan oleh wanita pengemis tadi sungguh bikin Rudi terpukau serta membisu. Terlebih ketika sekali lagi ia dengar wanita itu berkata pada putri kecilnya, ”Dik, Alhamdulillah pada akhirnya kita dapat makan juga....! ” Deggg...!!! Hati Rudi tergedor begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh mengharapkan penambahan sedekah supaya ia serta putrinya dapat makan.

Sejurus lalu mata Rudi membuntuti kepergian mereka berdua yang lari menyeberang jalan, lantas masuk ke satu warung tegal untuk makan disana. Rudi masihlah terdiam serta terpana ditempat itu. Sampai istri serta putrinya kembali pada serta keduanya menyapanya. Mata Rudi saat ini mulai berkaca-kaca serta istrinya juga tahu itu. ”Ada apa Pak? ” Istrinya ajukan pertanyaan.

Dengan nada yang agak berat serta terbata Rudi menerangkan : ”Aku barusan memberikan sedekah pada wanita tadi sejumlah 10 ribu rupiah! ” Awalannya istri Rudi nyaris tak sepakat ketika Rudi menyampaikan kalau ia berikan penambahan sedekah pada wanita pengemis. Tetapi Rudi lalu meneruskan kalimatnya :

   ”Bu..., saya berikan sedekah padanya cuma segitu. Waktu menerimanya, ia berucap hamdalah berulang-kali seraya bersukur pada Allah. Tak itu saja, ia mendoakan saya, mendoakan dirimu, anak-anak serta keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa! Dia cuma terima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja telah sedemikian hebatnya bersukur. Walau sebenarnya saya terlebih dulu lihat di ATM waktu saya mengecheck saldo serta nyatanya disana ada jumlah yang mungkin saja beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu kali lipat dari 10 ribu rupiah. Waktu lihat saldo itu, saya cuma mengangguk-angguk serta tersenyum. Saya terlupa bersukur, serta saya lupa berucap hamdalah. Bu..., saya malu pada Allah! Dia terima cuma 10 ribu demikian bersyukurnya dia pada Allah serta berterimakasih kepadaku. Bila memanglah sekian, siapakah yang layak masuk kedalam surga Allah, apakah dia yang terima 10 ribu dengan sukur yang mengagumkan, atau mungkin saya yang terima jumlah semakin banyak dari itu tetapi sedikitpun saya tidak berucap hamdalah. ” Rudi mengakhiri kalimatnya dengan nada yang terbata-bata serta sebagian bulir air mata yang menetes.


Istrinya juga jadi lemas sesudah mengerti begitu sampai kini kurang bersukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami beberapa hamba-Mu yang sering lupa atas semua nikmat-Mu.

Sumber : Wajibbaca.co