Cari Blog Ini

Arsip Blog

Simak! Kehancuran Bangsa Yahudi Menurut Qur’an, Hadits, Taurat dan Fakta Terkini

By On Juli 31, 2017 with No comments


Klaim bangsa Israel itu sebagai bangsa pilihan adalah omong kosong yang tidak berdasar sama sekali. Kenyataan sesungguhnya adalah, bahwa pencampuran dan pembauran antar suku tidak memberikan kesempatan bagi satu golongan untuk menjadi lebih tinggi atas golongan lain. Berikut ini adalah beberapa fakta yang mendepak klaim tersebut.

رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول مَا بَالُ دَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَسَعَ رَجُلٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ دَعُوهَا فَإِنَّهَا مُنْتِنَةٌ

Maka Nabi Muhammad saw bersabda: “Kenapa panggilan-panggilan Jahiliyyah itu masih saja kalian lestarikan?” para sahabat pun berkata, “Wahai Rasulullah, seorang laki-laki dari kalangan Muhajirin mendorong seorang dari Anshar.” Akhirnya beliau bersabda: “Tinggalkanlah, karena hal itu adalah sesuatu yang busuk.” (HR. Bukhari, No.4525)

Maha benar Allah SWT yang berfirman;

وَقَطَّعْنَاهُمْ فِي الْأَرْضِ أُمَمًا مِنْهُمْ الصَّالِحُونَ وَمِنْهُمْ دُونَ ذَلِكَ وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (الأعراف168) فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ وَرِثُوا الْكِتَابَ يَأْخُذُونَ عَرَضَ هَذَا الْأَدْنَى وَيَقُولُونَ سَيُغْفَرُ لَنَا وَإِنْ يَأْتِهِمْ عَرَضٌ مِثْلُهُ يَأْخُذُوهُ أَلَمْ يُؤْخَذْ عَلَيْهِمْ مِيثَاقُ الْكِتَابِ أَنْ لَا يَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ وَدَرَسُوا مَا فِيهِ وَالدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ (الأعراف169)

Artinya : ”Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan, di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran). Maka datanglah sesudah mereka generasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini, dan berkata: ”Kami akan diberi ampun”. Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukanlah perjanjian Tuarat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya? Dan kampung akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa. Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti?” (QS.Al-A’raaf :168-169).

Oleh sebab itu agama Islam yang agung menetapkan sebuah substansi dasar dalam firman Allah:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13)

Ath Thobari rahimahullah berkata, “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian –wahai manusia- adalah yang paling tinggi takwanya pada Allah, yaitu dengan menunaikan berbagai kewajiban dan menjauhi maksiat. Bukanlah yang paling mulia dilihat dari rumahnya yang megah atau berasal dari keturunan yang mulia.” (Tafsir Ath Thobari, 21:386)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Sesungguhnya kalian bisa mulia dengan takwa dan bukan dilihat dari keturunan kalian” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 13: 169)

Kalian semua berasal dari Adam, dan Adam berasal dari tanah. Maka kemuliaan hubungan dan pertemuan harus berada seputar daerah yang bercahaya yang membangkitkan teladan tertinggi dan prinsip-prinsip yang mulia, sehingga manusia menjadi bersaudara tanpa dibatasi faham kesukuan dan kebangsaan. Selama tujuannya adalah kebaikan dan kedamaian mereka semua adalah para hamba Allah. Barangsiapa yang menyimpang maka ia adalah cabang yang layu dan lemah yang harus dipotong.

Mari kita lihat kisah Nuh dengan anaknya, dan Ibrahim dengan bapaknya,

وَنَادَى نُوحٌ رَبَّهُ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي وَإِنَّ وَعْدَكَ الْحَقُّ وَأَنْتَ أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ (هود45) قَالَ يَانُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلَا تَسْأَلْنِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنْ الْجَاهِلِينَ (هود46)

Artinya : ”Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata, ”Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.” Allah berfirman: ”Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan selamat), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepadaKu sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikatnya). Sesungguhnya Aku memperingatkan kapadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan”. (QS Huud: 45-46)

Demikianlah dasar yang jelas, orang yang paling dekat dengan Allah adalah yang paling bertaqwa siapapun orangnya dan dari bangsa manapun ia berasal. Oleh karena itu bangsa yahudi bukan bangsa pilihan, dia adalah satu bangsa sebagaimana bangsa lain seperti bangsa Afrika dll.

Kedua: Dalil dari kitab Taurat

Tahun 922 SM setelah Nabi Sulaiman wafat Kerajaan Israel pecah. wilayah utara tetap bernama Israel, selatan menggunakan nama Yehuda (Yahudi) keduanya saling berperang selama beberapa tahun (II raja raja pasal 9 dan 10)

Berpuluh tahun kemudian karena kerajaan Israel selalu melakukan dosa dan melanggar ajaran Allah, maka Allah menghajar mereka sampai hancur lebur :

Kemudian tuhan akan menghajar orang israel sehingga tergoyah-goyah seperti gelagah di air dan ia akan menyentakan mereka dari tanah yang baik ini yang telah diberikan kepada nenek moyang mereka, ia akan menyerahkan mereka keseberang sungai efrat, karena mereka telah membuat tiang patung berhala yang dengan demikian menyakiti tuhan. tuhan akan lepas tangan thd orang Israel karena dosa Yerobeam dan orang Israel. (I rajaraja 14:15)

Dan benar, ramalan itu, itu tahun 720 SM Israel diserang Kerajaan Asyiria dan mereka dibuang ke daerah Laut Kaspia, mereka berkembang menjadi Yahudi Khajar, dan sebagian ada yang melarikan diri ke Jerman, di Jerman dan disana (abad 20) dihajar lagi oleh Hitler, bagaimana mungkin bangsa pilihan tapi hidupnya menderita sepanjang abad, bagaimana mungkin bangsa pilihan menjadi pelarian, tidak mempunyai negara untuk tinggal selama berabad-abad?!

Tuhan kemudian hanya memilih Yehuda. Sebab itu tuhan sangat murka kepada Israel dan ia menjauhkan mereka dari hadapannya tidak yang tinggal kecuali suku Yehuda. (II rajaraja 17:18)

Tapi yehudi pun berbuat dosa juga, dasar yahudi!, yahuda pun dihajar tuhan, dan tuhan membatalkan janjinya: Juga orang Yehuda akan kujauhkan dari hadapanku seperti orang Israel dan aku membuang kota yang aku pilih Yerusalem meskipun aku sudah berfirman “namaku akan tinggal disana” (II rajaraja 23:27)

Inilah kegeraman Nabi Musa as akan kedurhakaan yahudi. Karena telah kuketahui akan degilmu (buruk sifatmu) dan tegar tengkukmu (bandel) bahwa ketika aku (Musa) masih hidup saja, kamu berani durhaka kepada Allah apalagi teristimewa kalau aku sudah mati. (Ulangan 31:27).

Juga oleh Nabi yang lainnya, Nabi Mikha 3:1-14. Maka sebab itu dengarlah olehmu hai segala penghulu bangsa Yakub dan segala kepala bangsa israel yang bosan akan barang benar dan yang suka memutarbalikan segala yang benar.

وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمْ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنْ اللَّهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (البقرة61)

Artinya : “lalu ditimpakan kepada mereka (Yahudi / Israel) kenistaan kehinaan serta kemurkaan allah, itu semua karena mereka selalu menolak ayat-ayat allah dan membunuh para nabi, dan mereka durhaka melampaui batas” (al-Baqarah: 61)

Ketiga: Dalil Sejarah Pengusiran Yahudi

Bangsa yahudi tidak mempunyai tanah air selama 2000 tahun, sejak pengusiran yang dilakukan oleh Kaisar Titus dari Romawi tahun 70M sampai abad 20 M. Mereka berhasil merampas Palestina tahun 1948 setelah bekerja sama dengan penjajah Inggris untuk tinggal disitu, sejak itulah mereka resmi menurut PBB punya negara. Pertanyaannya bagaimana yahudi bangsa pilihan tapi tidak mempunyai negara selama 2000 tahun?

Perhatikanlah betapa bodohnya Seorang pendeta agung yang ditanya di dalam Talmud: ”Katakan padaku wahai guru, apa yang akan terjadi dengan kita, jika semua orang berilmu beralih memeluk agama Yahudi?”. Ia menjawab, ”Ini tidak mungkin”. ”Kenapa tidak mungkin guru?” Sanggah si penanya. ”Karena Yahudi adalah bangsa yang dipilih oleh Allah. Jika semua bangsa adalah Yahudi, maka tidak ada bangsa yang terpilih. Jika semua manusia menjadi penguasa, maka siapa yang menjadi rakyat. Jika semua barang tambang adalah emas, maka barang tambang menjadi tidak bernilai, dan emas pun juga tidak bernilai, sesungguhnya emas menjadi bernilai, karena disana ada barang tambang lainnya yang tidak bernilai. Oleh sebab itu, semua bangsa wajib menjadi bangsa yang hina, agar Yahudi menjadi bangsa yang terbaik dan pemimpinnya”.

Sesungguhnya ungkapan bodoh dan tolol seperti ini berangkat dari watak individu Yahudi yang hina, yang merasa tidak memiliki kekurangan. Padahal, pada dasarnya mereka tidak memiliki kepribadian. Rasialisme kotor seperti ini sebenarnya tidak berkembang kecuali disebabkan oleh rasa kekurangan, padahal selama ini Yahudi menggemborkan perkataan Durkhaim, ”Sesungguhnya semua umat laksana sungai-sungai yang kita ketahui hilirnya, tapi tidak dengan hulunya. Maka kepindahan manusia dari tanah air mereka menuju tanah lainnya untuk berdagang, berlibur, berperang atau untuk menetap, menjadikan mereka membaur dengan lainnya selama ia tidak membuka ruang bagi faham kesukuan yang menyatakan kemurnian ras, dan tidak pula bagi faham keturunan yang mendorong munculnya kesombongan antara satu sama lain”.

DR. Muqoddam Cholil, MA

DR. Muqoddam Cholil, MA
Terpancar Jelas Beratnya Pengorbanan Orang Tua, Tak Ingin Buat Anaknya Malu, Pria Ini Rahasiakan Pekerjaannya Hingga Anaknya Kuliah

By On Juli 29, 2017 with No comments

Saya tidak pernah memberitahu anak-anak saya apa pekerjaan saya sebenarnya.

Saya tidak ingin mereka merasa malu karena saya," ungkap seorang ayah dalam sebuah postingan viral di media sosial Facebook.

Ayah asal India ini merahasiakan pekerjaannya dari anaknya, namun berusaha keras mengumpulkan uang demi membiayai pendidikan mereka.

Kisah ini membuat banyak netizen tersentuh.

Diunggah oleh fotografer jurnalis GMB Akash, kisah pria ini telah dibagikan lebih dari 156 ribu kali di Facebook dalam waktu tiga bulan.

Dalam postingan tersebut, Idris, berbicara tentang kesulitannya menyembunyikan pekerjaan dari anak-anaknya.

Ia berkata pada anaknya bahwa ia adalah seorang buruh
.
Namun, ia sebenarnya adalah tukang bersih-bersih.

Idris bahkan mandi di toilet umum sebelum pulang ke rumah.

Dengan begitu, tubuhnya tidak terlalu kotor dan bau sehingga anaknya tidak curiga apapun.

Ia mengumpulkan uang hasil kerja kasarnya itu demi membiayai pendidikan sang anak.

"Saya ingin mereka berdiri dengan hormat di depan orang-orang.

Saya tidak pernah mau orang lain memandang rendah anak saya seperti mereka memandang rendah pada saya."

"Orang-orang selalu mempermalukan saya," ungkap Idris.

Namun, suatu hari, rahasia Idris terbongkar.

Hari itu adalah hari terakhir pembayaran biaya kuliah anaknya.

Namun, ia tak punya cukup uang.

Sang anak terancam tak bisa kuliah.

Beruntung, bantuan dari teman-teman sesama petugas kebersihan datang memberikan upah mereka hari itu.
Tentu saja pada awalnya Idris menolak.

Tetapi teman-temannya berkata, "Tidak apa-apa kami kelaparan hari ini, tapi anakmu harus melanjutkan kuliahnya."

Idris pun menerima uang dari teman-temannya.

Saat itu, ia pulang ke rumah tanpa mampir ke tempat pemandiam umum.

Idris ingin pulang sebagai petugas kebersihan dan membiarkan anaknya melihat.

Menakjubkan, semua hasil kerja kerasnya terbayarkan.

Anaknya akan segera menyelesaikan kuliahnya.

Anak-anaknya juga bekerja paruh waktu demi membantu perekonomian keluarga.

Idris kemudian mengakhiri ceritanya dengan berkata, "Sekarang saya tak pernah merasa sebagai pria miskin lagi. Siapapun yang memiliki anak-anak seperti itu, bagaimana bisa ia merasa miskin." seperti yang dikutip dari style.tribunnews.com

sumber : wajib baca
Istri Penuh Berkah Itu Memiliki Tiga Tanda Seperti Ini, Adakah Di Istrimu Salah Satu Tandanya ?

By On Juli 29, 2017 with No comments

Hasil gambar untuk istri soleha

Wanita adalah makhluk yang dimuliakan Allah. Wanita berjuang dalam hidup dan matinya demi melanjutkan keturunanya keputusan antara hidup dan mati dia pertaruhkan. Bakti seorang wanita setelah menikah adalah di suaminya. Laki-laki mencari tambatan hati terbaik untuk kehidupannya.


Anda seorang laki-laki yang shalih yang mencari istri yang penuh keberkahan? Rasulullah memberikan tiga tandanya dalam salah satu hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

Istimewanya lagi, tiga tanda ini bisa dilihat sebelum menikah. Sehingga jika Anda mendapatkan wanita shalihah yang juga memenuhi tiga kriteria ini, berbahagialah. Insya Allah istri Anda adalah istri yang penuh berkah demikian yang dikutip dari ruangmuslimah.co


1. Mudah mengkhitbahnya


Ciri pertama adalah mudah meminangnya. Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya di antara tanda keberkahan istri adalah mudah meminangnya.” (HR. Ahmad; hasan)

Jika Anda adalah seorang pemuda yang shalih, lalu datang ke rumah calon mertua untuk meng-khitbah putrinya yang shalihah lalu mereka dan juga wanita itu mudah menerima Anda karena tahu Anda baik agamanya, berbahagialah. Anda tidak salah memilih calon istri. Insya Allah calon istri Anda adalah wanita yang penuh barakah.

Kemudahan meng-khitbah juga menunjukkan bahwa bukan hanya calon istri Anda yang shalihah, namun keluarganya juga keluarga yang shalih. Ayahnya benar-benar memahami nasehat Rasulullah untuk para orang tua dan wali:

“ Jika seseorang yang agama dan akhlaknya kalian ridhai datang meminang putri kalian, maka nikahkanlah dengannya. Jika kalian tidak melakukannya, maka akan menjadi musibah di bumi dan kerusakan yang nyata” (HR. Tirmidzi; hasan)

Sementara itu, jika ada wanita yang dipinang, ia menyulitkan dengan berbagai syarat yang sebenarnya tak perlu lagi berat, bisa jadi itu adalah tanda calon istri yang tidak membawa keberkahan. Meskipun telah mengenal agama dan akhlak calon menantunya dengan baik, sang calon mertua memintanya menyediakan berbagai fasilitas duniawi yang memberatkan. “Kamu harus punya rumah beserta istrinya dulu, harus punya mobil, dan juga asuransi jiwa. Jadi jika sewaktu-waktu ada apa-apa denganmu, anakku nanti masa depannya tetap terjamin,” misalnya.

Ketika mendengarkan hadits tentang keberkahan istri, Urwah mengatakan: “Wanita yang celaka adalah wanita yang mempersulit diri…”


2. Mudah/ringan maharnya


Tanda kedua keberkahan seorang istri adalah mudah/ringan maharnya. Tidak memberatkan calon suami dan tidak aneh-aneh yang membuatnya kesulitan memenuhinya.

“ Sesungguhnya di antara tanda keberkahan istri adalah mudah meminangnya dan mudah/ringan maharnya” (HR. Ahmad; hasan)

Shadaqah bisa bermakna mahar, bisa bermakna nafkah. Mahar disebut sedekah maknanya adalah sedekah wajib saat akad nikah sebagaimana zakat di dalam Surat At Taubah juga disebut dengan istilah shadaqah. Namun yang lebih tepat di sini maknanya adalah mahar. Dan ini bisa diketahui sebelum keduanya menjadi pasangan suami istri. Kalau nafkah harian atau bulanan, baru akan diketahui saat mereka menjadi suami istri.


3. Mudah Rahimnya


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di antara tanda keberkahan istri adalah mudah meminangnya dan mudah/ringan maharnya serta mudah rahimnya,” (HR. Ahmad; hasan).

Maksud mudah rahimnya adalah bisa memiliki banyak anak. Ini sedikit berbeda dengan dua tanda sebelumnya yang bisa diketahui secara pasti sebelum akad nikah. Mudah rahimnya, secara pasti, baru bisa diketahui setelah menikah dan sekian tahun berumah tangga. Namun, ia bisa diprediksi dari keluarganya. Jika ia memiliki beberapa saudara kandung, ibunya juga memiliki banyak saudara kandung, ayahnya juga memiliki banyak saudara kandung, paman dan bibinya juga punya banyak anak, insya Allah ia termasuk dalam tanda ini.


Dan berbeda pula pensikapan tanda ini dengan dua tanda sebelumnya. Soal menerima khitbah dan mahar adalah soal pilihan, soal sikap calon istri atau orang tuanya. Namun jika ada wanita yang tidak bisa memiliki banyak anak, itu bukan karena pilihannya. Kecuali kalau memang seseorang itu menggunakan alat kontrasepsi permanen. Jadi perlu bijak menyikapi hal ini. Dan karenanya tidak ada pernyataan Urwah tentang wanita celaka akibat tanda ini. Tidak.

Meskipun demikian, muslimah yang melahirkan banyak anak memang merupakan salah satu keberkahan tersendiri. Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan umatnya untuk memperbanyak keturunan. Beliau bersabda:

“Nikahilah wanita yang subur dan penyayang. Karena aku akan berbangga dengan banyaknya ummatku di hadapan para Nabi pada hari Kiamat.” (HR. Ahmad; shahih lighairihi)

Wallahu a’lam bish shawab. 

sumber : wajibbaca
Ajaib! 30 Tahun Dikubur, 6 Jenazah Masih Utuh, Kain Kafan Tampak Baru

By On Juli 29, 2017 with No comments



Fenomena langka mewarnai proses pembebasan lahan proyek Jalan Lingkar Dramaga (JLD). Warga terkejut saat menyaksikan pemindahan makam umum di Kampung Manggis, RT: 03/04, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (11/07).

Warga dan tim penggali makam dikejutkan oleh enam jenazah yang kondisinya masih lengkap meski telah dikubur sekitar 30 tahun silam. Bahkan, kain kafan yang membungkus jasadnya pun masih tampak baru.

Mereka adalah Mbah Rojak, Mbak Mukri, Iyos, Isah, Cacih dan Nami. Saat tanah makam digali, warga kaget bukan kepalang melihat tak ada bagian tubuh para jenazah itu yang hilang.

Koordinator Lapangan, Fatah (43) menuturkan, jenazah itu terdiri dari empat orang dewasa dan dua anak kecil yang merupakan warga asli Dramaga. Sebelum melakukan pemindahan makam, pemerintah desa (pemdes) bersama ahli waris makam bermusyawarah.

Akhirnya mereka bersedia makam keluarganya dipindahkan ke Kampung Tanjakan, RW 05, seluas 1.200 meter yang dibeli pemerintah daerah. Rencananya pemindahan makam ini untuk kepentingan akses JLD sepanjang enam kilometer yang melintasi Desa Ciherang, Dramaga dan Babakan.

“Kita akan pindahkan 130 makam ke Kampung Tanjakan, RW 03,“ ujar Fatah kepada Metropolitan (Jawa Pos Group), Selasa (11/07).

Sekdes Dramaga Solah menambahkan, sebelum dilakukan penggalian makam, pemdes bersama camat dan para ahli waris melakukan tahlilan bersama. Itu bertujuan agar proses pemindahan makam bisa berjalan lancar tanpa kendala.

Di hari pertama penggalian, tim yang terdiri dari 35 orang berhasil memindahkan 13 makam. Sedangkan hari kedua ada 20 makam. “Selama dua hari, baru 33 makam yang dipindahkan. Diharapkan pemindahan makam bisa berjalan tepat waktu,” tuturnya.

Terpisah, Camat Dramaga Baehaki menuturkan, pemindahan makam warga seluas 423 meter ke Kampung Tanjakan itu karena lahan tersebut bakal dilewati akses JLD sepanjang enam kilometer dengan lebar 15 yang melintasi Desa Ciherang, Dramaga dan terakhir Desa Babakan.

“Lahan seluas 423 meter digunakan pemda untuk kepentingan jalan dan pemda membelikan tanah seluas 1.125 meter. Tidak hanya lahan, biaya pemindahan jenazah juga ditanggung pemda,” jelasnya.

Diharapkan rampungnya pembebasan lahan yang akan digunakan untuk JLD di tiga desa, pemerintah segera menentukan pemenang lelang proyek jalannya. Sehingga, pembangunan jalan yang digadang-gadang sejak sepuluh tahun bisa terealisasi.

“Kita harap proses lelang bisa cepat tanpa ada muatan intrik. Sebab, banyak masyarakat yang dirugikan akibat molornya pembangunan JLD,” tutupnya. (ads/c/feb/run/pj/yuz/JPG)

sumber : nasionalin
Pedagang Tolak Larangan Jual Bensin Eceran, Bagaimana Menurut Pembaca?

By On Juli 28, 2017 with No comments


Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur(Kutim) melarang warga berjualan bahan bakar minyak eceran memantik kekecewaan.
Salah satu penjual bernama Sutrisna mengaku kaget mendengar rencana tersebut.
“Waduh, kok bisa dilarang. Ini, kan, piring nasi kami,” kata pengecer di Jalan APT Pranoto Sangatta Utara itu, Jumat (28/7).
Dia berharap Pemkab Kutim tidak merealisasikan kebijakan tersebut.
Sebab, pendapatan dari berjualan BBM eceran bisa menopang perekonomiannya. “Kalau satu hari bisa laku 20 botol, kan, lumayan. Intinya saya berharap tidak perlu dilarang, lah,” kata dia.
Disinggung mengenai alasan pelarangan karena berjualan BBM eceran membahayakan, Sutrisna mengatakan bahwa hal tersebut merupakan risiko. Selama ini, dia mengaku sangat berhati-hati menjaga BBM yang dijualnya agar tidak tersulut api.
“Memang bahaya, Makanya saya selalu awasi,” kata Sutrisna.
Sementara itu, Upung, pengecer di Jalan Yos Sudarso Sangatta Utara mengatakan, wacana tersebut pernah dilontarkan.
Dulu pernah juga mau dilarang, tetapi kami menolak,” kata Upung.
Sebelum kebijakan itu diterapkan, dia berharap pemerintah menggelar sosialisasi sekaligus mendengarkan aspirasi dari para pengecer.
“Jangan langsung dilarang. Harus jelaskan ke kami. Kami pun harus diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan, kami mau beritahu alasan kami jual BBM eceran,” pintanya.
Bahkan, menurut Upung, kehadiran pengecer justru membantu masyarakat. Pasalnya, tidak semua masyarakat sempat antre di SPBU.
“Para pengecer ini sebenarnya sangat dibutuhkan. Jadi, kenapa harus dilarang?” kata Upung.
Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim melarang warga berjualan bensin eceran.
Larangan itu tertuang dalam Undang-Undang nomor 21 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Di dalam Pasal 55 UU Migas disebutkan bahwa orang yang menjual bensin secara ilegal akan dikenakan sanksi.
Tidak tanggung-tanggung, pelaku terancam penjara enam tahun atau denda Rp 6 miliar. (hd)

sumber : JPNN
Kisah Miris Anak Yatim Piatu dan Sandal

By On Juli 28, 2017 with No comments



Kisah pilu kembali terjadi pada anak-anak di bawah umur. Alih-alih merasakan cinta dan perlindungan dari orangtuanya, anak ini justru ditinggal kabur oleh sang ayah.

Seorang anak bernama Melvin dari Kota Kinabalu,  Malaysia tidak lagi hidup bersama orangtuanya. Ibunya meninggal dunia dan ayahnya melarikan diri ketika ia sedang tidur.

Kisah hidup Melvin dibagikan oleh seorang warganet bernama Mohamad Shafiq di laman Facebook.

Dalam unggahannya, Shafiq menuliskan bahwa saat itu ia sedang makan di sebuah restoran. Dia kemudian bertemu dua orang anak yang tak lain adalah Melvin dan temannya, Tutu.

Mengetahui Melvin dan Tutu kelaparan, Shafiq mengajak mereka masuk ke dalam restoran untuk makan bersama.

Setelah memesan menu yang mereka inginkan, Shafiq menanyakan usia mereka. Namun sayangnya kedua bocah itu tidak begitu ingat.

Shafiq menafsir usia mereka sekitar 8 sampai 9 tahun.


Jangankan umur, nama Melvin dan Tutu sejatinya belum tentu nama sebenarnya. Mereka bahkan tidak tahu darimana nama itu didapat.

Ketika ditanya soal keluarga mereka, Melvin menjawab bahwa ibunya sudah meninggal dunia, sementara sang ayah kabur saat ia tidur.

"Saudara saya ada di sana, mencari makanan di sampah. Ibu sudah meninggal dan ayah kabur waktu saya tertidur," tutur Melvin seperti dikutip dari World of Buzz.

"Saat aku terbangun dan mengetahui dia (ayah) tidak ada di rumah, aku menangis,"lanjutnya.

Sampah seolah telah menjadi andalan hidup mereka. Melvin dan saudaranya selalu mencari sisa makanan di tempat tersebut.

Tak hanya itu, bocah ini kemudian memamerkan sandal dikenakan kepada Shafiq. Ia mengatakan, teman-temannya tidak mau bermain dengan dia jika tidak memiliki sandal.

Agar bisa berkumpul dengan teman-temannya, ia berusaha mencari sandal bekas di sampah.

Saat ini bocah itu bisa bermain dengan temannya karena memiliki sepasang sandal meskipun masing-masing sisinya berbeda.

"Sebelum ini, saya tidak punya sandal. Saya menemukan ini di tempat sampah. Bila saya tidak punya sandal, tidak ada yang mau menjadi teman saya," ujar Melvin.

"Tapi sekarang saya punya teman meskipun sandal saya berbeda masing-masing sisinya,"katanya lagi.


Mendengar hal itu, Shafiq sangat tersentuh.

Ia pun berharap agar setiap orang diigerakkan hatinya untuk membantu anak-anak seperti Melvin dan Tutu.

Sekecil dan sesederhana apapun bantuan itu akan sangat berguna bagi anak-anak tersebut.




Sumber : planet merdeka
Polisi tangkap ibu yang hajar dan mandikan bayi pakai sabun cuci

By On Juli 28, 2017 with No comments



Pihak kepolisian ambil tindakan ke ibu yang bertindak di luar nalar terhadap bayinya, Baby J. Sang ibu, Mariana Dangu (30) harus berurusan dengan Polda Bali usai videonya jadi viral. 

"Ya benar sudah semalam, dini hari kita jemput dan langsung dilakukan pemeriksaan. Itu terkait banyaknya permintaan masyarakat setelah melihat video itu," ujar salah seorang anggota di Mapolda Bali, Sabtu (29/7).

Pemeriksaan itu dimulai sekitar pukul 22.00 WITA hingga dini hari tadi pukul 01.30 WITA.

Kuasa Hukum Otmar Daniel Adelsberger ayah biologis baby J, Yulius Benyamin Seran membenarkan Mapolda Bali telah memeriksa ibu kandung Baby J. "Saat ini Polda Bali secara intensif sudah memeriksa ibu kandung baby J," jelasnya.

Mapolda Bali juga membawa dokter untuk mengecek keadaan dari Baby J. Untuk sementara, Baby J sudah dibawa ke yayasan di Denpasar untuk diamankan. 

"Kondisinya baik-baik saja. Baby J berada di yayasan," katanya.

Yulis menambahkan sang ayah saat ini berada di Austria. "Saat ini ayah dari baby J berada di Austria," pungkasnya.

sumber : merdeka.com
Sang Kakak Terbaring Kesakitan dan Menangis, Bocah Ini Bisikkan Kata Luar Biasa

By On Juli 28, 2017 with No comments



 Beberapa orang memiliki hubungan cinta dan benci dengan saudaranya. Sesekali mereka bertengkar, namun bisa langsung akur kembali. Belakangan netizen dibuah tersentuh dengan beberapa foto kakak-beradik asal Tiongkok yang jadi viral di media sosial.

Foto-foto ini dibagikan pertama kali melalui akun Facebook China Daily. Dalam unggahan tersebut terlihat seorang bocah laki-laki sedang menemani kakak perempuannya. Gadis tersebut terbaring di ranjang rumah sakit sambil menangis.

Tak tinggal diam, sang bocah yang bernama Zhao Wenan pun mencoba menangangkan kakaknya. Anak 7 tahun ini menyeka air mata dan mencium pipi sang kakak


Ternyata, kakak Zhao Wenan mengalami kondisi yang memprihatinkan. Salah satu ginjalnya robek. Zhao terlihat mendorong kakaknya memasuki sebuah rumah sakit.




Namun, tak hanya foto-foto ini yang membuat mereka jadi viral. Pada kesempatan itu, Zhao juga membisikkan sebuah kalimat tak terduga pada sang kakak.


"Kakakku sayang, jangan menangis, aku akan selalu ada untukmu," ucapnya.

Zhao berharap kalimatnya ini bisa meringankan rasa sakit yang dirasakan sang kakak. Unggahan ini jadi viral dan sudah dibagikan 11 ribu kali hingga tulisan ini dibuat.

Ginjal robek terjadi karena organ tersebut mengalami luka parah atau lebih tepatnya robek. Kondisi ini biasa ditandai dengan sakit di bagian perut, mual dan muntah, terkadang juga buang air yang disertai darah. Belum ada keterang lebih jelas mengenai kondisi kakak Zhao Wenan. Semoga kondisinya segera membaik ya.

sumber : palnet merdeka
Pasangan Ini Asyik Berbuat Mesum, Tak Tahu di Sekelilingnya Orang-orang Menyamar

By On Juli 28, 2017 with No comments

ebuah video memperlihatkan sepasang kekasih sedang bercinta di sebuah area latihan militer.

Ketika sedang asyik tiba-tiba muncul suara peluit.

Mereka berdua pun kaget dan bangun mencari sumber suara tersebut.

Karena tidak ada hal yang aneh dan menyangka bahwa hanya suara peluit, mereka pun kembali melanjutkan.

Tiba-tiba suara peluit muncul kembali.

Dan setelah suara peluit berhenti, hal tak terduga pun terjadi.

Beberapa orang berpakaian militer muncul dari balik semak-semak.

Ternyata pasangan tersebut berada di lokasi dimana para personel militer sedang latihan.
Mereka tak sadar bahwa di sekitar mereka ternyata ada banyak personel yang sedang bersembunyi. 

Diduga peristiwa tersebut terjadi di Cina.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @enamon_joke pada Jumat (28/7/2017).


sumber : pos metro
Tukang Becak Ini Naik Haji Usai Menabung Rp 20 Ribu Setiap Hari

By On Juli 27, 2017 with No comments


Tukang bubur naik haji bukan cerita fiksi, namun terjadi dalam dunia nyata. Begitu juga, tukang becak Maksum.
Mbah Soman, demikian tetangganya biasa memanggil, tiap hari menyisihkan uang Rp 20 ribu dari penghasilannya, untuk mewujudkan cita-citanya berhaji.
Niat yang tulus dan campur tangan Allah, Mbah Soman tahun ini akan berhaji ke Tanah Suci menjadi tamu Allah.
Saat dihampiri tamu yang menyambutnya, raut wajah Maksumterlihat letih.
Ia tetap senyum untuk menyambut tamu yang menghampirinya.
Laki-laki 79 tahun itu memang sedang menggelar syukuran, atas keberangkatannya ke Tanah Suci pada Jumat (28/7/2017).
Warga kampung padat penduduk, Kapasan Samping, Gang 3 Nomor 31 itu adalah calon haji Kloter 6 Embarkasi Surabaya.
Sehari-hari, ia adalah tukang becak.
Menurut penuturan Maksum, dirinya mengumpulkan lembaran rupiah dari keringatnya mengayuh si hijau, becak miliknya.
“Saya tidak ingat berapa lama (mengumpulkan uang), yang jelas sudah lama sekali,” tutur Mbah Soman kepada Surya pada Kamis (27/7/2017).
Kalau dapat uang sedikit saya simpan, makan sudah sama anak-anak. Kebetulan dua anak saya masih tinggal di rumah. Nanti kalau uangnya sudah terkumpul Rp 500 ribu, saya tabung. Biasanya sebulan bisa Rp 500 ribu. Sudah dapat Rp 20 juta, saya buka rekening haji,” cerita dia.
Laki-laki asal Bangkalan, Madura itu menuturkan, tidak ada cara khusus untuk sebuah cita-cita tersebut. 
Maksum hanya ingat pernah mengaji di sebuah pesantren di Madura.
Dalam pengajian tersebut, Maksum mengingat sebagian hadis yang sempat diajarkan gurunya.
“Yang artinya, rukun iman ada enam. Nomor satu, percaya kepada Allah. Saya percaya jika Allah menghendaki, semua pasti akan terjadi. Jadi, saya ikhtiar, menabung dan berdoa,” tutur pria yang menjadi tukang becak sejak 1996 tersebut.
Pria yang punya penampilan sederhana itu juga mengaku selalu berdoa meminta rezeki halal yang banyak, pada setiap kesempatannya beribadah.
Saat mendengar kabar bisa naik haji tahun ini, Maksum berucap syukur.
Semangatnya kian bertambah.
Bagaimana tidak, dirinya pun bersedia memacu becak saat manasik haji, ke Kampus Muhammadiyah, Sutorejo.
Menurut seorang tetangga Maksum, Indah (47), pria yang akrab disapa Mbah Soma itu adalah seorang kakek yang santun dan rajin ibadah.
Maksum merupakan seorang warga yang religius dan kerap kali jadi imam salat, di Mushala Al Firdaus, Kampung Kapasan Samping gang 3.
“Beliau itu tekun dan juga suka amal. Misalnya, kemarin ada perbaikan mushala, beliau ikut menyumbang semen. Walaupun, beliau hanya seorang tukang becak,” akunya kagum, saat bertamu di rumah Maksum.
Tak Ada Persiapan Khusus
Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Maksum.
Ia pun tak membeli pakaian atau peralatan salat baru, seperti kebanyakan calon jemaah haji lainnya.
Baginya, pakaian yang diberikan KBIH dan bank tempatnya menabung sudah cukup.
"Tidak beli apa-apa, dipakai syukuran saja uangnya," katanya pelan.
Sampai di Mekkah nanti, Maksum juga tidak menyiapkan doa khusus.
Dia hanya berdoa agar dirinya dan keluarga mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat.
"Tidak ada doa khusus, keselamatan dunia akhirat itu sudah mencakup banyak hal," tutupnya lalu senyum.
sumber : tribun